Nyeri Otot Setelah Latihan ? Ini Cara Mengatasinya

Nyeri Otot Setelah Latihan ? Ini Cara Mengatasinya

by -
4006

Cara mengatasi nyeri otot

Lensaremaja.com – Nyeri otot setelah beraktivitas atau saat melakukan latihan yang lebih inten seperti biasanya, ini merupakan hal yang wajar terjadi pada saat selesai latihan dan biasanya nyeri akan terasa setelah satu atau dua hari setelah latihan.

Nyeri otot pasca latihan bisa dialami siapa saja, yang tak lepas dari level fitnes seseorang. Ini merupakan hal yang normal terjadi dan tidak berlangsung lama. Untuk pencegahan dalam menghindari nyeri otot pasca latihan dan mengurangi rasa nyerinya. Simak penjelasan berikut.

Otot terasa nyeri saat latihan ?

Otot terasa nyeri dan kaku itu karena otot dilatih tidak seperti biasanya dan terlalu keras, hal ini menyebabkan kerusakan pada mikroskopis yang terdapat di serat otot. Hal ini lah yang menyebabkan otot nyeri dan sakit.

Delayed onset muscle soreness (DOMS) merupakan nyeri pada otot yang terjadi setelah beraktivitas fisik. Asam laktat sering di kaitkan dengan DOMS, padahal dalam proses terjadinya ini, tidak melibatkan asam laktat. Nyeri pada otot atau DOMS biasanya berlangsung antara tiga sampai lima hari seperti yang disampaikan Dr Jonathan Folland.

DOMS? Siapa saja yang bisa mengalaminya ?

Para artlet olahraga dan mereka yang sudah melakukan fitnes bertahun-tahun juga dapat mengalaminya, dan tentunya DOMS dapat dialami oleh siapun. Bagi pemula yang baru dalam dunia fitnes, DOMS merupakan momok yang menakutkan. Dan pada akhirnya bisa membuat para pemula berkuarang antusiesmenya dalam melakukan fitnes dan memberikan efek trauma. Akan tetapi rasa sakit akan berkurang apabila sering malakukan aktivitas.

DOMS sendiri adalah bagian dari adaptasi dalam meningkatkan stamina dan memulihkan keukuatan otot pasca latihan.

Latihan yang dapat menyebabkan terjadinya DOMS ?

Gerakan yang tidak baisa dilakukan berpotensi akan menimbulkan nyeri pada otot, Apalagi gerakan yang membuat otot berkontraksi memanjang. Gerakan-gerakan yang menyebabkan otot berkontraksi diantaranya, yaitu naik-turun tangga, jogging, menurunkan berat (seperti pada latihan bicep curl), squat, dan push-up.

Cara mengobati dan menghilangkan DOMS

Cara pengobatan DOMS tidak ada yang tepat 100% efektif. Obat-obatan seperti aspirin atau ibuprofen, dan perawatan ice packs, serta pijat bukan suatu cara pengobatan, hal tersebut hanya mengurangi rasa nyeri pada otot. Akan tetapi jika kondisi lemah yang dikarenakan oleh DOMS, ini menandakan perlunya intervesi medis.

Cara mencegah terjadinya DOMS

lakukan kativitas latihan secara bertahap, hal ini dapat mencegah terjadinya nyeri pada otot. Program latihan yang bertahap membuat otot latihan berdaptasi dengan gerakan-gerakan baru dan meminimalisir rasa sakit. Pemanasan cukup efektif dalam mencegah nyeri otot. Lakukan pemanasan sebelum latihan karena dapat mengurangi resiko cidera dan perfoma jadi meningkat.

Saat otot nyeri apakah bisa melakukan latihan ?

Rasa sakit atau nyeri akan terasa setelah melakukan aktifitas, jadi melakukan latihan saat DOMS tidak dilarang, karena saat melakukan latihan rasa nyeri tidak terasa. Absen latihan terlebih dahulu apabila rasa nyeri membuat sulit, tunggu hingga nyeri otot reda terlebih dahulu.

 

BERIKAN KOMENTAR