Blatter Akan Memberikan Hukuman Lebih Keras Pada Kasus Rasis

Blatter Akan Memberikan Hukuman Lebih Keras Pada Kasus Rasis

by -
895

sepp blatter

Lensaremaja.com – Presiden FIFA Sepp Blatter telah menyerukan hukuman yang lebih keras untuk tim dan asosiasi yang dinyatakan bersalah atas kasus rasisme.

Pria asal Swiss yang kini berusia 79 tahun tersebut merasa sanksi di bidang moneter semakin efektif dan berencana memberikan hukuman tambahan agar para fans atau suatu kelompok lebih berhati-hati saat berada di lapangan.

“Kami harus menggunakan aturan kami untuk menangguhkan tim, untuk mengambil poin mereka atau bahkan untuk membuang mereka jika terjadi rasisme terus-menerus,” katanya.

Blatter yang mengajukan diri untuk dipilih kembali pada bulan Mei, menyuarakan pandangannya di kongres Konfederasi Sepakbola Afrika di Kairo pada hari Selasa.

Dia mengharapkan untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas untuk pencalonannya dari 54 negara di benua itu. Dan Blatter mengingatkan negara-negara Afrika denga dukungan keuangan yang luas untuk asosiasi sepakbola benua dari badan sepak bola dunia saat membuka kongres.

Dia mengatakan FIFA telah menghabiskan $ 700 juta (£ 470 juta) di berbagai program di seluruh Afrika.

“Kita mungkin harus menghabiskan lebih banyak uang untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak, ada hal yang harus kita perjuangkan dan dalam jangka panjang” tambahnya, mencerminkan janji dari tiga saingannya dalam pemilihan FIFA untuk bantuan keuangan untuk negara-negara anggota FIFA.

Blatter disambut dengan tepuk tangan yang hangat dari para delegasi Afrika dengan melalui kritik yang menyengat ketika ia menghadiri kongres UEFA di Wina pada bulan lalu.

Kongres federasi sepakbola di benua Afrika pada hari Selasa juga dihadiri oleh Pangeran Ali bin Al Hussein dari Yordania, presiden Belanda Football Association Michael van Praag dan mantan pemain internasional Portugal Luis Figo, yang semuanya akan melawan Blatter di pemilihan presiden FIFA.

Presiden CAF Issa Hayatou, yang tahun lalu menjanjikan dukungan anggotanya untuk mendukung Blatter , mengulangi seruannya untuk Afrika untuk mendukung presiden FIFA saat ini.

“Dia telah menjadi mitra setia dan di Afrika kita mengakui dia sebagai teman kita. Kita akan berusaha membatunya memenangi pemilihn sekali lagi, dia masih mampu melakukan sesuatu bagi sepakbola dunia,” tambah Hayatou.

BERIKAN KOMENTAR