Berita Terkini : Gagal Di Medan Pertempuran, Militer Filipina Tak Ditakuti Kelompok Abu Sayyaf ?

Militer Filipina Tak Ditakuti Kelompok Abu Sayyaf, Karena Gagal Perang

0
476
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Abu Sayyaf

Militer Filipina Tak Ditakuti Kelompok Abu Sayyaf, Karena Gagal Perang

lensaremaja.com– Insiden baku tembak dalam perang sengit antara militer Filipina melawan kelompok Abu Sayyaf telah menewaskan 18 tentara Filipina. Pertempuran tersebut telah terjadi pada Sabtu pekan lalu, selama 10 jam lamanya.

Dengan jatuhnya korban sebanyak itu menjadi catatan sebagai salah satu kerugian terbesar bagi militer Filipina dalam beberapa tahun terakhir. Karena kejadian tersebut, sejumlah suara kritis dan pesimistis terhadap kemampuan pemerintahan dan militer Filipina pun telah muncul.

Menurut Anne Turla, yang merupakan pemimpin dan juga pendiri Soldier’s Wives and Girlfrienda (SWAG) Filipina, menggatakan telah banyak tentara yang tewas dalam pertempuran melawan kelompok Abu Sayyaf dan lainnya setiap tahun.

Mungkin ini merupakan bagian dari sebuah kegagalan pemerintah atau tidak terhadap para pemberontak dan juga teroris tak takut pada pemerintah lagi. Dalam perang sengit dengan kelompok Abu Sayyaf tersebut, puluhan tentara telah tewas sedangkan dari kubu lawan hanya lima militant yang tewas.

militer Filipina

Sedangkan operasi militer Filipina telah diluncurkan sejak maraknya penculikan terhadap 10 WNI dan juga warga asing oleh kelompok Abu Sayyaf. Insiden penculikan tersebut telah terjadi sejak MAret 2016 lalu.

Dan sampai saat ini, 10 WNI sandera kelompok Abu Sayyaf tersebut belum juga dapat dibebaskan. Pihak pemerintah Filipina juga belum memberikan informasi dan juga laporan terkait perkembangan upaya pembebasan 10 WNI tersebut.

Sementara itu, militer Indonesia yang sebenarnya telah siap untuk membantu dalam pembebasan 10 WNI. Akan tetapi, sampai saai ini pula tentara Indonesia masih dilarang masuk di wilayah Filipina, hal tersebut didasarkan pada konstitusi yang ada di negara itu yang memang melarang tentara asing masuk.

Walaupun 18 tentara telah tewas, Kepala staf Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Hernando Iriberri tetap memuji keberanian dari tentaranan, dan telah memerintahkan pasukannya untuk melawan kelompok Abu Sayyaf nonstop.

Sedangkan senator yang juga merupakan calon presiden Filipina, Grace Poe juga telah meminta operasi militer terhadap kelompok Abu Sayyaf, tetap memperhatikan nasib warga sipil yang tidak bersalah.

baca juga : Berita Hari Ini : Tim Elite Filipina Gugur, Tim TNI Indonesia Tak Gentar Hadapi Kelompok Abu Sayyaf ?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY