Berita Hari Ini: Deretan Fakta Mengejutkan yang Terungkap dalam Sidang E-KTP Keenam di Pengadilan Tipikor!

0
131
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Sidang Kasus E-KTP
Copyright ©liputan6

Berita Hari Ini: Deretan Fakta Mengejutkan yang Terungkap dalam Sidang E-KTP Keenam di Pengadilan Tipikor!

Lensaremaja.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (E-KTP) yang sudah memasuki sidang keenam, Kamis (6/4/17). Dalam sidang tersebut ada delapan orang saksi yang sudah memerikan keterangan.

Dalam sidang yang sudah berlansung tersebut ada beberapa fakta menarik yang telah menjadi sorotan. Berikut beberapa fakta menarik dalam sidang E-KTP yang sudah memasuki sidang keenam tersebut:

  1. Bantahan Setya Novanto

Setya Novanto yang dihadirkan dalam sidang E-KTP, pihaknya membantah adanya keterlibatannya dengan adanya kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP. Dia mengatakan kalau tidak mengetahui adanya pembagian uang kepada para anggota DPR.

“Saya tidak tahu, saya tidak pernah tahu,” ujarnya.

2. Anas Urbaningrum Anggap Ditiduhkan Cerita Fiksi dan Fitnah

Anas yang telah diangap menerima aliran dana dari kasus E-KTP tersebut daru Andi Agustinus alias Andi Narogong. Akan tetapi, pihaknya membantah adanya pemberian uang kepadanya maupun kongres partai.

“Kami ada sumber informasi yang mengatakan anda mendapatkan uang?” tanya hakim ketua Jhon Halasan Butar Butar dalam sidang E-KTP.

“Itu bukan fakta, yang mulia. Itu keterangan fitnah. Itu fiksi dan fitnah,” ungkap Anas.

3. Golkar dan Demokrat Dorong Adanya Proyek E-KTP

Setya Novanto
Copyright ©tempo

Setya Novanto mengatakan dalam sidang E-KTP, kalau  partainya telah ikut dalam mendorong terlaksananya poyek E-KTP. Program tersebut bahkan telah menjadi program prioritas dari Partai Golkar.

“Kalau database kependudukan jadi prioritas. Ya sebaiknya harus dilaksanakan,” ungkapnya.

Sedangkan, Anas mengaku dalam sidang E-KTP, kalau telah mendapatkan arahan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, arahan tersebut adalah untuk memberikan dukungan kepada kebijakan pemerintah.

“Memang ada arahan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, presiden, setiap kebijakan pemerintah harus didukung Fraksi Demokrat dan partai koalisi,” kata Anas.

5. Anas Seret Nama SBY

Dalam sidang E-KTP, Anas Urbaningrum yang beberapa kali telah menyebutkan anam SBY dalam keterangan yang telah diberikannya. Salah satunya, ia menyebutkan kalau SBY memberikan arahan kepadanya untuk mendukung adanya pengdaan E-KTP sebagai program pemerintah.

6. Keterangan Akom Jika Setya Novanto Terlibat Dalam Kasus E-KTP

Ade Komarudin mengaku khawatir jika Setya Novanto telah terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP tersebut. Hal yang dikhawatirkan itu karena akan berdampak negatif kepada Partai Golkar.

“Saya bilang, ‘Saya berkeinginan Abang (Aburizal) mengingatkan, saya takut Pak Nov terlibat dalam masalah ini. Partai bisa bubar’,” ucapnya.

baca juga :

Berita Terkini: Anas Urbaningrum Bantah Berikan Uang E-KTP kepada Khatibul Umam dalam Pencalonan Ketua Umum GP Anshor!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY