Berita Terkini: Jadi Pahlawan Bom Brussels, Masinis Ini Beberkan Aksinya Di FB Mulai Menyisir Lorong Hingga Menenangkan Korban!!

0
79
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Ketulusan Menyelamatkan Korban Luka Ledakan Bom Brussels, Seorang Masinis Digadang Sebagai

Ketulusan Menyelamatkan Korban Luka Ledakan Bom Brussels, Seorang Masinis Digadang Sebagai Pahlawan !

Lensaremaja.com – Selasa 22 Maret 2016, bisa dikatakan adalah hari duka bagi seluruh warga Brussels, Belggia, bahkan dunia. Pada hari itulah puluhan orang tidak salah harus menjaddi korban keganasan dari serangan teror yangdiduga teah dilakukan oleh kelompok militant ISIS.

Di hari itu juga bisa merupakan bukti dari sisi lain kehidupan yang memiliki dua sisi berbeda layaknya mata uang. Di mana satu sisi tengah merasakan kepediha, kepahitan seta duka cita yang teramat mendalam, sementara di satu sisi yang lain munculah sosok dengan jiwa tanpa pamrih.

Seseorang yang pada awalnya cukup asing untuk dikenal, bukan siapa – siapa, namun dalam hitungan detik langsung berubah menjadi sosok yang merupakan menyandang peran yang tidak kalah penting untuk seseorang dalam kehiidupanya, atau bahkan puluhan hingga ratusan orang lain.

Christian Delhasse, salah seorang yang menjalani keseharianya menjalani profesi sebagai seorang masinis kerteta api bawah tanah Maelbeek, Brussels, Belgia. Pada saat saat Ketulusan Menyelamatkan Korban Luka Ledakan Bom Brussels, Seorang Masinis Digadang Sebagai mendengar gemuruh suara yang tidak wajar dari salah satu gerbongnya, seorang masinis yang bertugas dalam kereta  yang ditumpangi teroris tersebut tidak langsung melarikan diri.

Delhasse yang telah mengabdikan dirinya sebagai seorang masinis selama kurang lebih 30 tahun itu langsung menghentikan kereta yang dikemudikanya, melihat kebelakang, menelusuri gerbong satu hingga gerbng lainya. Mengeluarkan para korban luka akibat adanya ledakan bom di Brusels dan membawanya menuju lorong yang aman serta menenangkan ratusan penumpang keteta yang masih sadarkan diri dan histeris lantaran kejadian tersebut.

Akibat dari ledakan bom yang terjadi di dalam gerbong kereta di stasiun Maelbeek, Brussel tersebut, sedikitnya ada 20 orang yang menjadi korban meninggal denga diantaranya meninggal dalam kondisi tubuh yang mengenaskan.

Hanya berselang tiga jam dari berlangsungnya teror yang terjadi di Stasiun bawah tanah Maelbeek, Brussels tersebut, Delhasse langsung kembali lagi menjalankan tugasnya sebagai seorang masinis seperti biasanya. Kisah ketulusanya tersebut kemuian langsung menyebar melalui mulut kemulut yang akhirnya banyak pihak yang menyebutnya sebagai pahlawan lantaran ketulusanya itu. Namun Delhasse masih terus bersikekeh menolak untuk menyandang sebuah gelar terhormat tersebut.

Baca Juga ISIS Berhasil Teror Brussels, Media Sosial Digegerkan Video Heboh Perayaan Kemenangan!!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY