Berita Terkini : Demo 25 November, Din Syamsudin Nyatakan 5 Juta Muslim Jabar Siap Turun !

0
1512
Share on Facebook
Tweet on Twitter
demo
Copyright ©pojoksatu

Berita Terkini : Demo 25 November, Din Syamsudin Nyatakan 5 Juta Muslim Jabar Siap Turun !

Lensaremaja.com – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengungkapkan, bahwa para muslim yang ada di Jawa Barat telah menyatakan siap untuk turun di jalan dalam aksi demo 25 November 2016. Hal ini terkait lanjutan dari demo 4 November lalu. Namun dirinya menahan hal tersebut.

“Ada yang menyampaikan ke saya kami siap turunkan 5 juta orang dari Jabar untuk meluruskan keadaan,” ujarnya di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Din mengatakan kalau alasan dia menahannya adalah karena saat ini yang tenagh dibutuhkan dalam kondisi seperti ini adalah meluruskan keadaan.  Hal ini karena permasalahan yang tengah dialami oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengenai penistaan agama bukanlah merupakan masalah lokal saja.

“Bukan hanya soal masalah di Pulau Seribu (tempat Ahok diduga melakukan penistaan agama), bukan hanya masalah ujaran kebencian. Ini masalah bangsa yang lebih luas,” katanya.

Dan aksi demo 25 November tersebut adalah demo lanjutan dari aksi demo sebelumnya. Din juga telah mengkhawatirkan bahwa dugaan penistaan agama yang telah dilakukan oleh Ahok ini menyebar luas dan menjadi masalah yang lebih besar lagi. Oleh sebab itu, dirinya mengaharapkan untuk proses hukum yang berjalan dengan adil.

Kapolri-Jenderal-Pol-Tito-Karnavian
Copyright©harianhaluan.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavia yang mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait dengan aksu demo 25 November yang akan dilakukan kembali. Hal ini dilakukan untuk lanjutan demo yang telah digelar pada 4 November kemarin.

“Sudah ada informasi itu,” kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Tito juga memastikan, pihak Polri juga akan melakukan pengamanan jika memang demo 25 November tersebut dilakukan. Hal ini bertujuan untuk jalannya aksi demo ini agar kondusid dan tetap aman sehingga tidak mengganggu pihak lain.

Namun, sampai saat ini, Tito mengatakan, masih belum ada laporan secara resmi yang telah diterima oleh pihak dari kepolisian terkait aksi demo 25 November tersebut. Karena biasanya beberapa hari sebelum demo tersebut dilakukan ada beberapa pihak yang melakukan izin kepada pihak kepolisian.

“Biasanya beberapa hari (sebelum aksi). Undang-undang kan menyatakan, dua hari sebelumnya,” kata Tito.

baca juga : Berita Hari Ini: Jokowi Tak Ingin Ada Aksi Lanjutan Pada 25 November Nanti !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY