Berita Terkini: Polisi Pastikan Kematian Dosen ITB Murni Bunuh Diri!

0
141
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Dosen ITB
Copyright ©istimewa

Berita Terkini: Polisi Pastikan Kematian Dosen ITB Murni Bunuh Diri!

Lensaremaja.com – Pihak Polres Cianjur telah memastikan terkait dengan kematian dari dosen ITB Suryo Utomo (30) karena bunuh diri. Akan tetapi, hingga sekarang ini pihaknya masih belum mengetahui alasan korban melakukan aksi tersebut, karena sekarang masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA : Usai Gantung Bayi Hingga Tewas, Pria Ini Bunuh Diri Secara Live FB!

Terkait dengan meninggalnya kematian dosen ITB ini, telah diungkapkan oleh Kapolres Cianjur AKBP Arif Budiman pada saat dikonfirmasi terkait dengan adanya hasil otopsi yang sudah dilakukan oleh pihak forensik kepada jenazah Suryo Utomo.

“Sudah dipastikan kematian dosen ITB itu karena bunuh diri,” kata Arif, Senin (15/5/17).

Dia mengatakan, hingga sekarang ini masih terus dilakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Sedangkan untuk jenazah setelah dilakukan otopsi sudah diserah terima kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Proses otopsi kepada dosen ITB ini telah dilakukan oleh forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah pada Minggu (14/5/2017), hal itu dilakukan sekitar pada pukul 10.00 Wib hingga diberangkatkan ke Bandung sekitar pada pukul 19.30 Wib.

Dari hasil otopsi yang telah diteriman oleh Polres Cianjur dari pihak forensik untuk mengetahui penyebab kematian Suryo Utomo, pihaknya telah menrmukan beberapa luka yang masih ada di tubuh korban dan beberapa data lainnya.

Dosen ITB
Copyright ©istimewa

Pihak Polres Cianjur telah menerima hasil otopsi pada Minggu (14/5/17) sekitar pada pukul 18.00 Wib, dari hasil yang sudah diterima ini, ada beberapa kesimpulan terkait dengan kematian dari dosen ITB tersebut.

BACA JUGA : Berita Hari Ini: Begini Reaksi Kemendikbud Soal Siswi yang Bunuh Diri Usai Bocorkan Kecurangan UNBK di Medsos!

“Pada Bagian Kepala ada luka terbuka tapi tidak rata sampai dengan dasar tulang kepala,” ucapnya.

Pihaknya mengatakan, kalau ada beberapa luka patah di bagian tubuh jenazah dosen ITB tersebut, diantaranya adalah pada bagian iga dada kiri dan tulang iga yang diketahui ada empat bagian yang patah.

Dari laporan yang sudah diterima, ada bekas sayatan yang berada di bagian tangan kiri atas. “DI bagian punggung ada patahan tulang punggung kiri dan kanan, di bagian paha kanan patah tulang tertutup,” tuturnya.

Sebelumnya, jasad dari dosen ITB ini telah hilang, namuan setelah dilakukan pencarian akhirnya ditemukan di Kampung Jagabaya, Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang.

BACA JUGA : Berita Terkini: Ini Curhatan Pahinggar Indrawan kepada Temannya Sebelum Lakukan Aksi Bunuh Diri Live FB!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY