Falcao Menginginkan Kesempatan Lebih Banyak

Falcao Menginginkan Kesempatan Lebih Banyak

by -
740

l5

lensaremaja.com – Striker Manchester United, Radamel Falcao mengatakan bahwa dia menginginkan kesempatan seperti dahulu dan ia mencari klub di mana dia bisa bermain secara teratur.

Pemain yang berasal dari Kolombia yang kini berusia 29 tahun itu telah mencetak empat gol dalam 22 penampilan sejak bergabung dengan status pinjaman dari AS Monaco.

Tapi dia belum memulai pertandingan sejak kemenangan 2-0 atas Sunderland pada tanggal 28 Februari lalu.

“Saya harus mencari tempat di mana saya memiliki kontinuitas dan saya bisa bermain lebih banyak,” Falcao kepada stasiun televisi Kolombia Win Sport.

“Ketika menyelesaikan musim ini, saya jelas akan duduk dan menganalisa sesuatu dan memutuskan apa yang terbaik bagi saya.”

Mantan striker Porto dan Atletico Madrid tersebut menambahkan: “Panggilan datang setiap hari sehingga saya harus tetap tenang ketika saya tidak ikut campur dan membiarkan orang lain menangani situasi ini..”

Falcao adalah salah striker yang paling dicari dan diinginkan banyak klub di musim lalu setelah mencetak 155 gol sejak pindah ke Eropa pada tahun 2009.

United mengalahkan sejumlah klub top untuk mendapatkan tanda tangannya ketika mereka dia bergabung dengan status pinjaman dan United membayar dia £ 265.000 seminggu.

Pinjamannya berakhir pada akhir musim ini, setelah itu United harus memutuskan apakah akan mengambil opsi seharga £ 43.5m untuk membelinya.

Falcao mengatakan ia memiliki hubungan yang baik dengan manajer United Louis van Gaal dan berharap untuk membuat dampak di sisa delapan pertandingan musim ini.

Dia menambahkan: “Saya bermain untuk Manchester United saat ini saya benar-benar terfokus pada klub yang memiliki kepercayaan kepada saya dan berharap bahwa banyak hal bisa terjadi di laga yang tersisa musim ini…

“Van Gaal harus membuat keputusan seperti manajer lainnya, terlepas dari apakah itu menguntungkan bagi saya atau tidak.

“Setiap pelatih memiliki cara yang berbeda untuk mengelola kelompok ini adalah masalah budaya, cara berpikir yang berbeda, filosofi yang berbeda.. Itu normal saya mendapatkan pendekatan secara alami dengan dia. Namun saya masih mengharapkan masih di tim besar ini”

BERIKAN KOMENTAR