Berita Hari Ini: Paus Fransiskus Kecam Kekerasan yang Dilakukan Terhadap Muslim Rohingya !

0
121
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Rohingya
copyright©Catatan sanDK

Berita Hari Ini: Paus Fransiskus Kecam Kekerasan yang Dilakukan Terhadap Muslim Rohingya !

Lensaremaja.com – Paus Fransiskus telah mendoakan kepada seluruh warga Rohingya yang mengungsi, hal ini diungkapkannya pada saat Audiensi Umum yang telah berlangsung pada Rabu. Tidak hanya itu pihaknya juta telah mengutuk keras terhadap kekerasan yang telah menimpa mereka lantaran karena mereka muslim.

“Mereka adalah orang-orang yang baik, mereka bukan umat Kristiani, namun mereka adalah orang-orang yang damai, mereka saudara-saudara kita dan selama bertahun-tahun mereka telah menderita. Mereka disiksa dan dibunuh,” kata Paus ke-266 , Kamis, (9/2/2017).

Pada saat itu, Paus Fransiskus ini juga telah meminta kepada seluruh hadirin yang ada untuk mendoakan untuk seluruh warga Rohingya yang tidak diterima oleh pemerintah Myanmar ini, sehingga mereka yang terus melarikan diri satu daerah ke daerah lain lantaran tidak ada yang menerima mereka.

Dari data PBB, sudah ada sekitar 69.000 warga muslim Rohingya yang telah melarikan diri dari tempat tinggal mereka semenjak adanya kekerasan yang telah terjadi pada 9 Oktober 2016. Sebelumnya mereka yang tinggal di negara bagian Rakhine di Myanmar.

Hingga saat ini kurang lebih ada satu juta warga Muslim Rohingya yang telah tinggal di Rakhine, akan tetapi pemerintah Myanmar yang hingga saat ini masih tidak mau mengakui adanya kewarganegaraan mereka.

Rohingya
copyright©VOA Indonesia

Sehingga dengan ini, kelompok ini merupakan kelompok yang sangat tertindas hingga kini diseluruh dunia. Banyak laporan mengenai adanya pembunuhan, pemerkosaan, pembakaran rumah yang sudah menyebar luas.

Akan tetapi hal ini tidak ada konfirmasi lebih lanjut lagi terkait dengan adanya beberapa kejadian yang menyebabkan warga Rohingya harus mengungsi, hal ini karena terbatasnya akses untuk masuk yang telah diberlakukan oleh pemerintah Myanmar.

Pernyataan yang telah diungkapkan oleh Paul Fransiskus ini kurang dari satu pekan setelah pihak dari PBB mengeluarkan laporan, mengenai adanya pembunuhan dan pemerkosaan yang semakin meluas kepada warga yang tinggal di Rakhine.

Laporan yang telah rilis oleh PBB ini didasarkan dari keterangan warga Rohingya yang berjumlah 220 yang telah melarikan diri ke Bangladesh. Dari keterangan tersebut semua telah menyubutkan adanya kekerasan yang dialami oleh etnis mereka.

baca juga :

Berita Hari Ini: Cerita Sedih Penderitaan Warga Muslim Rohingya, Bayi 8 Bulan Dibunuh Sampai Ibunya Diperkosa !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY