Mengenal Lebaran Ketupat yang Merupakan Tradisi Orang Jawa Warisan Sunan Kalijaga!

    0
    14
    Share on Facebook
    Tweet on Twitter
    Ketupat.
    Copyright ©bisnisukm.com

    Mengenal Lebaran Ketupat yang Merupakan Tradisi Orang Jawa Warisan Sunan Kalijaga!

    Lensaremaja.com – Masyarakat Jawa pada umumnya telah mengenal adanya Lebaran dua kali, yaitu Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal dan yang kedua adalah Lebaran Ketupat yang dilakukan pada 8 Syawal usai puasa sunah enam hari Syawal.

    BACA JUGA : Ini 5 Tradisi Unik Jelang Hari Raya Idul Fitri yang Hanya Ada di Indonesia!

    Yang pertama kali mengenalkan Lebaran Ketupat di tanah Jawa ini adalah Sunan Kalijaga. Pada saat itu, beliuau menggunakan dua istilah Lebaran, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Lebaran sendiri ialah Hari Raya Idul Fitri yang diisi dengan shalat Id dan silaturahim.

    Sedangkan untuk bakda Kupat ialah Lebaran Ketupat yang akan dilakukan selang tujuh hari setelah Bakda Lebaran. Masyarakat biasanya akan membuat sebuah ketupat untuk mereka bagikan kepada sanak saudara untuk tanda sebuah kebersamaan yang terjalin dengan baik.

    Pada komunitas Muslim Jawa di beberapa daerah, seperti halnya Muslim yang berada di Kampung Jawa Todano di Minahasa. Masyarakat setempat hingga sekarang ini tetap menjalankan tradisi tersebut dan juga  tetap dilestarikan.

    Ketupat
    Copyright ©twimg.com

    Adanya tradisi Lebaran Ketupat ini juga masih dilakukan di kawasan Motoboi Besar, Sulawesi Utara, dan Bali. Muslim Bali atau Nyama Selam (saudara yang beragama Islam) melakukan sebuah tradisi yang dinamakan ngejot, yaitu mengantarkan makanan kepada tetangga jelang Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini juga dilakukan oleh masyarakat yang beragama Hindu jelang Hari Raya Nyepi atau Galungan.

    BACA JUGA : Inilah Kumpulan Meme Kocak ‘Kapan Kawin’ yang Ramai Jelang Lebaran 2017!

    Pada Lebaran Ketupat yang telah dikenalkan oleh Sunan Kalijaga. Ketupat bukan hanya sekedar makanan khas pada hari Lebaran. Nama dari makanan ini telah memiliki makna khusus. Ketupat atau kupat dalam bahasa Jawa ialah kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.

    Ngaku lepat adalah mengakui semua kesalahan yang pernah dibuat kepada seseorang baik yang disengaja atau tidak. Sedangkan Laku Papat adalah ada empat tindakan yang dilakukan pada saat hari Lebaran Ketupat dan Hari Raya Idul Fitri. Empat tindakan itu ialah Lebaran, Luberan. Leburan, Laburan.

    Ada beberapa filosopi mengenai katupat. Salah satunya diartikan sebagai cerminan berbagai kesalahan manusia. Hal ini dapat terlihat dari rumitnya bungkusan ketupan. Kesucian hari, pada saat ketupat dibukan maka akan terlihat nasi putih yang menggambarkan kesucian hari.

    BACA JUGA : Ini 5 Cara Bijak Manfaatkan Uang THR Lebaran 2017

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY