Berita Hari Ini: Punya 640 Titik Harta Karun di Bawah Laut, Tahun Ini Akan Segera Diangkat?

0
887
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Kapal
Copyright ©Ilustrasi

Berita Hari Ini: Punya 640 Titik Harta Karun di Bawah Laut, Tahun Ini Akan Segera Diangkat?

Lensaremaja.com – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PSDKP KKP), Nasri Adisyahmeta menyatakan, kalau di Indonesia ini ada 640 titik kapal yang telah tenggelam di perairan. Lokasi ini telah menyimpan banyak harta karun atau Benda Miatan Kapal Tenggelam (BMKT) dengan nilai yang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal PSDKP, Sjarief Widjaja mengatakan, ada 640 titik kapal yang telah tenggelam di Indonesia. Sedangkan 322 lainnya titik sudah dinyatakan berpotensi besar. Lokasi yang memiliki harta karun tersebut juga telah diketahui oleh pihak dari luar negeri.

“Kapal-kapal tenggelam ini sebetulnya milik Dinasti Ming misalnya, atau negara lain seperti Belanda, Australia, dan lainnya. Mereka pasti punya data kapalnya tenggelam di mana. Jadi ini adalah warisan budaya milik bersama atau dunia,” jelas dia di kantornya, Jakarta, ditulis Sabtu (7/1/2017).

Pihaknya menambahkan, kalau PSDKP KKP akan melakukan pemetaan dan mengidentifikasi dengan menggunakan elektronik, untuk menentukan titik yang telah menyipan banyak harta karun di bawah laut tersebut.

Dan telah digunakan terkonologi yang canggih dalam menangkap sinyal adanya beberapa gerakan yang telah mencurigakan, yang biasanya telah dilakukan oleh para pencuri dengan adanya harta karun ini.

“Kita coba deteksi titik-titik harta karun itu supaya tidak dijarah lagi. Karena beberapa daerah, seperti Kepulauan Natuna, Pulau Anambas, Pantai Timur Sumatera, dan Pantai Utara Jawa banyak titik BMKT,” kata Sjarief.

Kapal Dasar Laut
Copyright ©Ilustrasi

Sedangkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang memiliki rencana pada tahun ini akan melakukan pengagkatan benda harta karun atau BMKT di dalam perairan Natuna. Hal ini karena merupakan titik dari kapal-kapal favorit dari penjajah illegal yeang telah tenggelam.

Nasri Adisyahmeta mengungkapkan, saat ini progam prioritas dari KKP ini adalah melakukan peningkatan kepada pengwasan di tiga titik lokasi BMKT pada 2017 ini.

“Program pengawasan BMKT kita tahun ini di 3 lokasi, yakni Pulau Natuna, Selayar, dan Bangka Belitung karena daerah-daerah ini rawan penjarahan,” kata dia saat Konferensi Pers di kantor KKP, Jakarta, Jumat (6/1/2017).

Sedangkan Kasubdit Pengawasan Produk dan Jasa Kelautan KKP Halid Yusuf mengungkapkan, pemerintah yang melalui KKP akan melakukan pengangkatan harta karun atau BMKT ini di Natun pada tahun ini.

Kita masih menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) izin lokasi, izin pengangkatan, dan izin pengelolaan disahkan pemerintah awal tahun ini. Karena RPP itu menjadi acuan kegiatan pengangkatan,” ujar dia.

baca juga : Berita Terbaru : BMKG Sebut Pemicu Utama Gelombang Tinggi Di Pesisir Laut Selatan !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY