Manuel Pellegrini Semakin Diragukan Setelah Gagal Di Liga Champions

Manuel Pellegrini Semakin Diragukan Setelah Gagal Di Liga Champions

by -
961

maxresdefault

lensaremaja.com – Bos Manchester City, Manuel Pellegrini bisa dipecat pada musim panas mendatang setelah mereka keluar Liga Champions, kata pakar sepakbola BBC Robbie Savage.

City gagal di babak 16 besar setelah mereka kalah 3-1 dari Barcelona. Mereka juga enam poin di belakang pimpinan klasemen sementara yaitu Chelsea.

“Saya pikir waktu Pellegrini akan segera berakhir,” kata Savage. “Apakah Diego Simeone meninggalkan Atletico Madrid atau Carlo Ancelotti meninggalkan Real Madrid? Itu adalah jenis manajer yang saya prediksi untuk City.”

Manajer sebelumnya Roberto Mancini yang memimpin City untuk gelar liga pertama mereka setelah penantian 44 tahun ketika mereka menang di musim 2011-12, tapi pelatih asal Italia tersebut dipecat di musim selanjutnya.

Namun, kiper Joe Hart membela bosnya tersebut.

“Kami kembali mendukungmanajer kami,” kata pemain internasional Inggris. “Dia adalah manajer yang hebat dan memberikan kita dua trofi pada tahun lalu.”

Pellegrini memenangkan Liga Premier dan Piala Liga pada musim lalu. Tapi setelah kalah dari tim divisi Championship Middlesbrough di Piala FA dan mendapat kekalahan di musim kedua berturut-turut oleh Barcelona di turnamen Liga Champions babak 16 besar, Savage berpikir pelatih asal Chili itu berada di bawah ancaman. Ia juga yakin bahwa skuad City membutuhkan perombakan.

Mantan gelandang City, Waddle berbicara kepada BBC Radio 5 live: “Saya pikir City sudah saatnya untuk membuat beberapa perubahan drastis.
“Vincent Kompany telah menjadi bek terbaik selama tiga tahun terakhir dan membutuhkan pasangan yang seimbang. Apakah mereka menyingkirkan Kompany ? Saya tidak tahu. City perlu delapan pemain baru untuk memenangkan Liga Champions”

Di sisi lain, ketika ditanya apakah sang pelatih akan melakukan perubahan di musim panas, Pellegrini mengatakan: “Kita akan lihat saja di saat yang tepat. Pembatasan keuangan menghalangi City”

Pellegrini mengatakan, pihaknya telah terhambat oleh Financial Fair Play (FFP) ketika melawan Barcelona di dua musim terakhir.

City didenda £ 49m – £ 32m dari yang telah ditangguhkan – dan hanya mampu mendaftarkan 21 pemain musim ini karena melanggar aturan FFP.

“Mungkin bukan saat untuk menjelaskan hal-hal yang berbeda,” tambah Pellegrini.

“Sangat penting bahwa kita memenangkan sesuatu setiap tahun. Musim lalu adalah musim yang sangat baik. Tahun ini, kami memiliki pembatasan yang penting, terutama dalam membawa pemain penting. Pada akhir musim, kami akan melihat tentang masa depan.”

BERIKAN KOMENTAR