Berita Hari Ini: Begini Kronologi Tewasnya Ricko Andrean, Suporter Persib yang Dikeroyok Bobotoh!

0
17
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Ucapan Duka Kepada Ricko Andrean
Copyright ©tribunnews.com

Berita Hari Ini: Begini Kronologi Tewasnya Ricko Andrean, Suporter Persib yang Dikeroyok Bobotoh!

Lensaremaja.com – Salah satu pendukung Persib Bandung atau Bobotoh bernama Ricko Andrean Maulana  (22) telah meninggal dunia. Lelaki yang kerap disapa bule ini menjadi korban serbuan supoter pada saat pertandingan Persib Bandung vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/7/2017) malam lalu.

BACA JUGA : Munculnya Ancaman Bom Jelang Duel Persib Vs Persija!

Susilawati (38), kakak Ricko Andrean telah menceritakan kronologi kematian dari saudaranya tersebut. Kejadian itu pada saat pertandingan Persib vs Persija dimulai, adiknya ini bersama dengan rekan-rekannya mecari makan disekitar lokasi.

“Kata temannya waktu babak satu kan ada istirahat, banyak tukang dagang dia beli makan sama temannya. Kalau tidak salah di tribun utara kan kalau istirahat banyak tukang dagang dia beli makan sama temannya,” kata Susilawati di rumah duka, Cicadas,Cibeunying Kidul, Bandung, Kamis (27/7/17).

Pada saat makan, Ricko Andrean merasa gerah dan membuka baju viking yang dipakainya. Tak alama ada keributan yang terjadi di tribun yang sama. Karena merasa penasaran dia kemudian lari menghapiri sumber keributan tersebut.

Bobotoh
Copyright ©instagram

Namun target keributan yang merupakan suporter The Jak ini sembungi di balik badan Ricko Andrean. Pada saat itu, korban sudah tidak mengenakan atribut Persib dan telah dianggap sebagian dari kawanan The Jak dan menjadi korban emosi beberapa orang yang tidak bertanggung jawab itu.

BACA JUGA : Jadwal dan Prediksi Persib Vs Arema, Arema FC Tak Gentar Hadapi Michael Essien dan Carlton Cole!

Sebelum dipukuli, Ricko Andrean menunjukkan KTP kepada massa kalau dia merupakan orang Bandung. Akan tetapi, saking banyaknya massa yang emosi, pembelaan yang telah dia lakukan ini sia-sia. Dia menjadi bulan-bulanan beberapa kelompok tersebut.

“Iya temannya yang bareng dia enggak tahu kalau Ricko lari ke atas. Ketika terdengar suara ribut pemukulan barulah dicek. Dan beberapa ada yang manggil si bule (almarhum Ricko) diteunggeulan (dipukuli-red),” ujar Susilawati.

Pada saat Ricko Andrean sudah tidak berdaya, beberapa temannya baru mengetahui dan menolongnya untuk langsung dibawa ke Rumah Sakit AMC CIleunyi, namun kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung.

Namun nyawa Ricko Andrean sudah tidak tertolong lagi, dia harus menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (27/7/17) sekitar pada pukul 10.10 WIB. Setelah dia menjalani perawatan intensif dari pihak rumah sakit selama lima hari.

BACA JUGA : Klasemen Liga 1: Bali United Tempel Ketat Arema FC, Persib Bandung Tembus 10 Besar!

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY