Selain Punya Grup FB, Begini Pengakuan Miris Anggota

0
149
Share on Facebook
Tweet on Twitter
Ilustrasi.
Copyright ©Ilustrasi

Selain Punya Grup FB, Begini Pengakuan Miris Anggota

Lensaremaja.com – KT (17) dan DS (15) sekarang ini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Kedua anggota geng motor Sanca Bergoyang ini telah terbukti memba senjata tajam berupa celurit. Tidak hanya itu, dihadapan polisi KT mengatakan kalau dirinya merupakan pemasok senjata tajam.

BACA JUGA : Viral, Status FB Anggota Geng Motor yang Bangga Potong Kuping Ini Bikin Warga Geregetan!

Dalam pengakuannya, KT mengatakan kalau dirinya telah membuat beberapa senjata tajam yang dilakukan di sebuah gudang yang berada di Jalan Bakti ABRI, Sukamaju Baru, Tapos, Depok, Jawa Barat. Selama empat bulan dirinya telah berhasil membuat enam senjata tajam.

“Sejak Februari kemarin (produksi senjata tajam),” kata KT, Depok, Selasa (6/6/17).

Dia mengatakan, anggota geng motor ini menjual beberapa senjata tajamnya tersebut melalui Facebook (FB), sedangkan untuk harga yang telah dipatoknya juga bermacam-macam, hal itu tergantung dari jenis dan ukurannya.

“Membuatnya tergantung pesanan dari grup Facebook. Satu senjata tajam biasa dijual dengan harga Rp 35 ribu sampai Rp 50 ribu,” ungkap dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, anggota geng motor ini juga mengakui kalau beberapa senjata tajam yang telah dibuatnya tersebut, rata-rata telah dibeli oleh para anak muda yang sebelumnya sudah memesannya.

Geng Motor
Copyright ©Liputan6.com

Akan tetapi, dirinya tidak bisa mengetahui apakah pembeli dari benda tajamnya tersebut merupakan geng motor atau tidak. KT juga mengatakan kalau mereka telah membeli senjata tajam tersebut dengan tunjuan untuk rebut.

BACA JUGA : Pasca Tragedi Bom Kampung Melayu, FB Aktifkan Safety Check!

“Paling banyak anak muda. Saya enggak tahu mereka (geng motor atau bukan) yang pasti kalau yang beli, artinya dipakai buat ributlah, pak,” ujarnya.

KT mengatakan kalau dirinya terpaksa untuk membuat dan menjual beberapa sejata tajam ini, hal tersebut dilakukan lantaran terbelit kebutuhan ekonomi. Penghasilnya sebagai buruh sebelumnya tidak cukup untuk mencukupi keluarganya.

“Temen bilang, lo bisa buat senjata enggak? Saya jawab bisa tapi dibayar, ya. Karena waktu itu butuh duit buat susu anak,” pungkasnya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengatakan, anggota geng motor ini memiliki grub FB dengan nama Sanca Bergoyang. Di dalam grub itu pelakut telah menawarkan senjata tajamnya.

“Geng ini belum mencapai satu tahun. Domisilinya di Kecamatan Tapos, Depok. Geng ini sering menantang geng Jepang atau Jembatan Mampang,” tutur Teguh.

BACA JUGA : Viral di FB, Pemuda Ini Kaget Lihat Layar Ponsel Seorang ‘Biksu’ Lagi Nonton Video Hot Saat Naik Bus!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY