Berita Hari Ini: FB dan Google Terancam Denda Rp 36 Triliun Gara-gara Melanggar Peraturan Ini

0
79
Share on Facebook
Tweet on Twitter
google
Copyright ©jpnn

Berita Hari Ini: FB dan Google Terancam Denda Rp 36 Triliun Gara-gara Melanggar Peraturan Ini

Lensaremaja.com – Perkembangan teknologi digital telah membuat langkah koran semakin sulit untuk dapat bersaing dengan media online. Terkait dengan hal ini telah dirasakan oleh beberapa Perusahaan koran di Amerika Serikat (AS).

BACA JUGA : Berita Hari Ini: Google dan FB Jadi Korban Penipuan Online!

Beberapa media koran diantaranya The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post memiliki keinginan untuk melakukan pembebasan antipakat, hal ini bertujuan untuk benegosiasi dengan Facebook (FB) dan Google.

Antipakat merupakan sebuah peraturan untuk memberikan perlawanan kepada kebiasaan dagang yang dinilai tidak adil. Dilansir dari USA Today, Kamis (13/7/17), persatuan media berita di AS atau News Media Alliance memberikana gugatan kepada FB dan Google sebesar senilai 2,42 miliar euro, atau sekitar 36 triliun.

Kata salah satu perwakilan News Media Alliance, “Tujuannya adalah mengizinkan penerbit koran melakukan diskusi dengan distributor berita onlineyang mendominasi, yaitu Google dan Facebook. Hal ini dilakukan untuk mengamankan keberadaan jangka panjang jurnalisme lokal yang diproduksi oleh ruang berita AS.”

FB (1)
Copyright ©DetikNET

Dengan adanya antipakat itu untuk memberikan dukungan kepada persaingan yang sehat dan untuk mencegah terjadinya monopoli. Beberapa berita yang sudah dimuat di FB dan Google dinilai hanya sebagai pendorong nilai ekonomi, dan nilai-nilai jurnalis yang kurang diperhatikan.

BACA JUGA : FB Siap Sebar Pengujian Iklan Messenger ke Seluruh Penjuru Dunia!

David Chavern selaku CEO News Media Alliance mengatakan, bahwasanya FB dan Google diketahui tidak memperkerjakan reporter. Kedua raksasa internet itu juga tidak menggali catatan publik lebih dalam untuk melakukan pembongkaran pada kasus korupsi.

Tidak hanya itu, FB dan Google juga dianggap tidak mengirimkan koresponden ke daerah perang untuk mendapatkan sebuah berita. Untuk mendapatkan koneten mahal mereka hanya mengharapkan industry berita murah.

Dari data dalam eMarketer, FB dan Google sudah mengusai 53 persen iklan digital di AS. Sehingga pada 10 tahun belakangan ini, hal itu membuat pengaruh pada pendapatan koran, yang sekarang ini mencapai US$ 18 juta pada 2016 yang sebelumnya US$ 50 juta.

BACA JUGA : Ini 4 Macam Kategori Pengguna FB, Kamu Termasuk Mana?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY